Tentang - “How I Met Your Mother” - Session Finale


Sembilan session yang cukup melelahkan, diakhiri dengan ending yang terasa biasa saja—beberapa fans mengeluhkan kecewanya mereka, dan ada isu akan dibuat ending alternatifnya.

Well, tapi jika dilihat-lihat, ada pesan-pesan dari 45 menit terakhir ini yang membuat the whole story nya jadi make sense.

 

Mei 2013:

himym3

Ada karakter baru di episode ini, ada mbak Bassist (pemain bass) di acara walimahan nya Barney dan Robin malam itu. Barney yang merasa bahwa si mbak Bassist ini cocok untuk Ted, kemudian menyarankan agar Ted “maju” ke mbak Bassist itu. Tapi Ted sepertinya sedang tidak bersemangat—lagipula dia harus pergi ke Chicago esok harinya. Disini keliatan banget gimana si Ted berusaha untuk “baik-baik saja” di antara teman-temannya. Berhubung Ted harus pergi esok harinya, maka Ted dan teman-temannya berkumpul untuk mengucapkan selamat berpisah dengan Ted.

Malam itu hujan. Ted berada di stasiun, duduk bersama seorang nenek yang juga dari walimahannya si Barney dan Robin. Si Nenek bilang ke Ted bahwa ia kagum dengan bassist cewek di acara walimahan tadi. Ted hanya tersenyum sambil mendengarkan si nenek yang ngoceh terus tentang cinta dan tentang mbak bassist itu. Hingga si nenek menunjuk ke arah samping, “is that her?” –ternyata yang dia tunjuk adalah mbak Bassist yang lagi pake payung.

Si nenek terus-terusan menyuruh si Ted untuk berdiri dan mendatangi si Mbak Bassist itu. Akhirnya karena desakan si nenek, dia memberanikan diri untuk berdiri dan mendatangi Mbak Bassist itu. Mereka terlibat dalam obrolan dalam satu lindungan payung. Berbincang tentang payung yang dikenakan, memiliki inisial yang sama T.M –T for Tracy dan T for Ted and M for Mosby.

Last Forever: Part One

***

Esok harinya, saat di MacLaren’s (tempat kumpul mereka), Lily dan Marshall malah mendapati Ted belum berangkat ke Chicago.

“Forget it, he’s got a date with a cute bassist. pffft”

Marshall—teman setianya ini benar-benar khawatir. Marshall takut nantinya Ted akan jatuh cinta lagi dan patah hati (lagi), seperti yang diceritakan selama 9 session ini—tapi Lily, memiliki perasaan bahwa yang kali ini akan berbeda.

2015:

Sementara itu, Robin yang sibuk dengan tugasnya yang mengharuskan ia berpindah-pindah, membuat adanya konflik di keluarganya. Hingga puncaknya pas di Argentina—Robin memberikan opsi cerai kepada Barney.

2016:

Robin datang di pesta halloween party yang sekaligus sebagai goodbye party. Sementara Barney juga datang dengan kostum anehnya. Ted—masih menggunakan kostum papan digantung. Lily mengenakan kostum dinosaurus. Lily dan Robin terlibat dalam suatu percakapan. Lily berkata bahwa ia merasa geng mereka sekarang sudah terpecah. Robin pun nyeletuk bilang bahwa geng mereka ini sekarang hanya terdiri dari pasangan yang dia tidak pernah lagi ketemu (Marshall & Lily), lalu Barney—mantan suaminya yang suka flirting-flirting cewek-cewek, dan seorang cowok yang seharusnya ia pilih dari dulu.

“We’ll always be friends. It’s just never going to be like how it was,”

 

2020:

Barney menjadi seorang ayah dari suatu hubungan dengan seorang wanita karena “accident” (yang tidak diceritakan disitu). Satu-satunya scene yang paling aku suka adalah ketika dia masuk ke ruang bersalin dan kali itu dia menggendong putrinya yang baru lahir—dan dia nangis,

himym5

“You are the love of my life. Everything I have and everything I am is yours. Forever,” - Barney-

Scene yang bagus dari seorang Neil Patrick Harris.

 

Sementara itu, Ted akhirnya mem-propose Tracy untuk menikah. Tracy bersedia untuk menikah dengan Ted dan akhirnya mereka menikah.

Di saat hari besar Ted dan Tracy, Robin akhirnya datang, dan mereka se-geng akhirnya berkumpul kembali.

“If I hadn’t gone through hell to get there, the lesson might not have been as clear,”-Ted-

***

himym2

How I Met Your Mother adalah cerita tentang seorang ayah yang bercerita kepada dua anaknya tentang bagaimana ia bertemu dengan ibunya. Yang nyatanya, cerita 9 session itu bukan tentang ibunya, melainkan tentang Robin—his true love. Jadi Penny dan Luke (anak-anaknya Ted) menyarankan ayahnya agar move on, karena ibunya sudah meninggalkannya sejak 6 tahun lalu. Di akhir scene, Ted muncul di luar apartemen Robin sambil membawa terompet warna biru. Robin membuka jendela dan tersenyum kepada Ted.

himym4

***

Ada yang bilang bahwa sebenarnya bukan “How I Met Your Mother” tapi “How I Getting Back to Aunt Robin”. Ada yang berpendapat bahwa ending film ini terlihat begitu jujur.

Barney—mantan suami Robin yang mencoba berubah menjadi pria baik-baik, namun memang masih memiliki kecenderungan dalam sifat Bad Boy nya.

Sedangkan Ted, betapapun dia menemukan sosok yang mungkin lebih baik dari Robin, tapi tidak merubah perasaan hatinya kepada Robin, dan itu tidak dapat dipungkiri.

“Kadang kita menghabiskan sisa hidup kita dengan orang yang tidak sepenuhnya kita cintai.
Seperti Ted dengan Tracy dan Robin dengan Barney.
Ada pesan yang tersirat, bahwa cerita kehidupan memang seperti itu.
Perjalanan cinta yang rumit dan panjang, dan adanya hanya di dalam hati.”

 

“Karena menikah, bukan hanya karena cinta.”

“Menikahi orang yang kita cintai itu adalah anugerah
sedangkan mencintai orang yang kita nikahi adalah suatu kewajiban,”

Dalam banyak quotes di internet, yang aku dapati adalah sebagi berikut:

“Menikahi orang yang kita cintai adalah suatu kemungkinan,
Mencintai orang yang kita nikahi adalah sebuah kewajiban” -anonim-

Well, namanya juga quotes—hasil dari pemikiran manusia.
beda pemikiran, beda quotesnya
Tapi bagiku, pernikahan itu tidak hanya karena cinta,
karena dalam pernikahan, kita ditugasi untuk membentuk suatu generasi,
dia merupakan perkawinan ideologi dan visi misi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">