Berikut adalah resume dari penulis tentang Tausiyah Ustadz Herry Nurdi di XL Tempo Hari.
Lamarlah Ikhwanmu, Ukhti
“Kalau kamu tau ada ikhwan sholeh. Bila perlu langsung lamar dia. Jangan hanya menunggu. Khadijah ra pun melamar Muhammad SAW—dan ia menjadi wanita yang terdepan dalam perjuangan islam. Yang menginfakkan hartanya untuk dakwah islam.”
*loh, bukannya ini disampaikan pas materi terakhir ya?
**iya, sengaja, biar semangat baca kebawahnya. :p
Tentang Presiden
Presiden berawal dari kata Presedence, yang artinya adalah “awal”—yang rendah hati. Dengan demikian, seharusnya presiden sadalah sosok yang rendah hati. Namun sekarang ini tidak ada lagi pemimpin yang rendah hati untuk menjadi sosok presiden sebenarnya.
“Kalau kamu taat pada Allah, maka Allah membuat seluruh makhluk taat kepadamu. Jika kamu tidak taat kepada Allah, maka Allah dapat membuat seluruh makhluk tidak taat kepadamu.”
The leader 3.0:
- 1.0 (provit oriented)
- 2.0 (posisi)
- 3. 0 (spiritualism)
Bil Gates mengamaalkan the leaer 3.0.
“Saya tidak akan mewariskan seluruh warisan saya ke anak dan istri saya.”- Bill Gates
Disatu sisi dia mengambil profit yang sangat tinggi di microsoft, tapi disisi lain Bill Gates tidak menyerahkan kekayaan yang ia dapat untuk keluarganya.
“Wallahi, Demi Allah. Seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku, dan bulan di tangan kiriku, agar aku menghentikan dakwah ini, niscaya aku tidak akan menghentikan dakwah ini hingga Allah memenangkannya atau aku binasa.”
Bersyukur
Sesungguhnnya orang-orang yang beriman itu teramat sangat cintanya kepada Allah. Maka yang lainnnya rendah. Yang lain tidak pernah merisaukan hatinya dan tidak pernah membuat hatinya berkelut.
“Saya ingin jadi presiden. Alhamdulillah dikabulkan menjadi presiden teachers working group. Diijabah saat saya berdoa di multazam.
Belum pernah ada doa saya yang tidak dikabulkan oleh Allah. Hidup kita akan selalu meningkat. Tidak akan ada periode hidup Antum turun. Hidup akan selalu meningkat. Bahkan ketika turun, itupun karena antum tidak bersyukur.” - Herry Nurdi-
Alkisah, ada seseorang Imam yang kaya raya, katakanlah beliau bernama Imam Imron. Satu lagi imam yang miskin yang Ustadz Herry lupa akan namanya.
Diceritakan bahwa Imam yang miskin tersebut mempunyai istri. Pada suatu waktu, istrinya ingin mandi di sauna (*di mekah saat itu adalah masa Usmani yang gemar bersauna). Istri beliau ini ingin ke sauna dan tidak punya uang saat itu—Istri ulama besar bahkan tidak punya uang untuk sekedar ke sauna. Akhirnya istri sang imam ini menabung hanya untuk mandi di sauna. Ketika sudah cukup, berangkatlah ia ke tempat sauna. Sesampainya disana, ternyata sauna sudah full book semua. Yang mem-book adalah istri Imam Imron.
Akhirnya si istri marah, mengapa suaminya tidak sekaya Imam Imron.
“Aku ini bukan miskin. Tapi aku tidak mau kaya.”
Lalu untuk membuktikan ini, dia mengajak istrinya ke sumur zam-zam. Dan dia memasukkan timba ke dalam sumur tersebut. Diangkatlah timba itu, dan timba tersebut penuh dengan satu ember penuh emas.
“cukupkah?”
“wallahi, aku mencintaimu jika kau tambah satu ember lagi.”
“cukupkah?” kata Imam tersebut sambil menunjukkan ember yang kedua.
“wallahi, aku mencintaimu jika kau tambah satu ember lagi.”
Hingga tiga timba, “kau pilih ember-ember emas ini atau pilih aku?”
Hingga akhirnya istrinya sadar lalu berdoa,
“aku ridho hidup seperti ini bersamamu, doakan aku agar istiqomah dan qonaah. Suamiku, doakan aku agar kesederhanaanku disini untuk menebus kemewahanku di surga nanti.”
Takut
Alkisah seseorang yang sudah melakukan banyak sekali perbuatan dosa.
Di sisa umurnya, akhirnya dia berwasiat kepada seseorang yang dekat dengannya,
“Bakar tubuhku dan simpan abuku. Ketika sudah musim angin, maka taburkan abuku. Aku takut akan disiksa Allah.”
Hadist qudsi disambung Rasul SAW.
“Karena takutmu kepadaku, maka aku berikan rahmat-Ku untukmu. Masuklah engkau ke surga-Ku.”
Ia bermaksiat pada level yang paling tinggi, hingga ia takut mati mendapatkan azab. Hingga takutnya itu membuat dosa-dosanya diampuni. Lalu, ketakutan kita kepada Allah setinggi apa?
Iman kita sudah sepmpurna ketika tiga tungku ini membakarnya
- Mahabbah fillaah –cinta kepada Allah
- Takut kepada Allah
- Berharap kepada Allah
“Sebesar apa ketakutan antum kepada Allah? Sebesar apa harapan antum kepada Allah?”
Godaan
Alkisah, seorang laki-laki masuk ke kamar dan dijebak oleh perempuan. Mirip dengan kisah nabi Yusuf AS.ketika sampai di kamar, beliau digoda untuk berzina. Dia tidak menemukan tempat sembunyi hinga akhirnya beliau masuk ke kamar mandi dan meraup semua tinja ke seluruh tubuhnya. Hingga ia diusir oleh perempuan itu karena jijik dengan laki-laki itu.
Setelah keluar dari rumah, ia dilempari oleh anak kecil dengan batu karena jijik dengan laki-laki itu. Akhir cerita karena hal tersebut ia meninggal. Ketika ia meninggal, kotoran yang ada di tubuhnya sebagai perisai keimanan itulah yang membuat tubuhnya wangi.
Membangun Keluarga Yuk!
Tingkat perceraian di KUA tahun ini meningkat 600%. Kebanyakan karena gugat cerai. Intinya istri yang menggugat cerai, dan suami terpaksa menceraikan. 90% karena suami dan istri merasa tidak bahagia karena materi. Alasan bercerainya adalah yang artifisial—kosmetik semua.
Apa sebetulnya niat membangun keluarga ini? Banyak yang ingin ini itu tapi tidak kunjung memantaskan diri.
Umar RA pernah memerintahkan anaknya, Ibnu Umar bercerai. Karena istrinya terlalu cantik. Karena hal ini, maka Umar ini merasa anaknya ini terlalu mencintai istrinya ketimbang Allah dan Nabi-Nya. Namun setelah beberapa lama kemudian karena diyakinkan oleh anaknya bahwa ia akan mencintai Allah dan Rasulnya juga berjihad di jalan-Nya lebih dari mencintai istrinya, ibnu Umar dirujukkan kembali dengan istrinya.
Tentang Fahmi Idris
Alkisah, Fahmi Idris ketika SMP, dia itu membaca “mutiara hidup” karya Buya Hamka. Pada saat itu Fahmi Idris baru SMP kelas 1. Tebalnya 900 halaman. Dan dia diperingatkan oleh perpus di Raden Saleh. Diperingatkan untuk mengembalikan hingga 3x namun perpanjang lagi. Karena ada satu bab tentang tasawuf modern yang belum dia pahami.
Dia dibelikan sepeda oleh ayahnya. Dan dengan sepeda itu dia berusaha solat subuh di masjid Al-Azhar. Karena setiap sholat subuh, Buya Hamka yang mengimami dan memberikan ceramah.
Dia datangi Buya Hamka ketika turun tangga, hiangga dia bertanya kepada Buya Hamka tentang Tasawuf Modern. Buya pun merangkul Fahmi Idris hingga turun tangga. Dan itu berkesan seumur hidupnya Fahmi Idris. Sejak itu, setiap subuh, ia sholat dr Raden Saleh ke Al-Azhar dengan bersepeda.
Buya Hamka menerangkan semua itu dengan luar biasa dan tidak meninggalkan sesuatu yang luas.
Sholat Maghrib
Selanjutnya Ustadz Herry menjelaskan pengalamannya sholat mahrib di kebayoran baru. Ada bapak sholat disamping saya. Beliau tidak mau kakinya ditempelkan dengan jamaah yang lain. Sedang sebelahnya berusaha sekenanya untuk menempelkan kakinya—Karena berpatokan dengan hadist, “Meluruskan dan merapatkan saf adalah syarat sahnya sholat.”
Bapak yang di sebelah kanan saya ini saya tempelkan kakinya dengan saya, bapak yang sebelah kiri saya ini tidak.
Jika hanya dengan hadist saja, tanpa adab dan akhlaq, Antum akan berantem dengan banyak orang. Antum akan jadi orang yang kaku.
Jika orang berilmu datang ke Rasul maka akan dijelaskan dengan sejelas-jelasnya. Jika orang belum berilmu, maka dikatakan kepadanya “islam itu mudah.”
Semangat antum belajar masih tinggi kah? Tinggikan! Penuhi. Semua orang yuang berilmu akan ditinggikan derajatnya. Apapun ilmuyang dipelajari. Tuntutan antum tinggi, tapi semangat belajar rendah.
Jika dihitung, berapa jam liat handphone. Dan berapa kali liat Al-Qur’an, kira-kira berapa komparasinya?
Jeruk itu ketika mula berbuah warnanya hijau, hingga orange—tandanya matang dan siap dipetik. Semua dunia ini Allah ciptakan dengan seluruh tanda-tanda. Mempelajari fiqih itu sekali seumur hidup. misalnya, hukum tentang Babi dan khamr adalah haram—hal itu dipelajari sekali untuk seumur hidup. Namun belajar mengenal Allah, itu belajar seumur hidup.
Air laut itu asin. Tapi tidak ada terlihat garam di laut. Lalu mengapa tidak terlihat? Karena larut. Kenapa larut? Karena volume air sangat besar dibanding garam (NaCl). Namun jika air tersebut tenang seperti tambak. Maka lambat laun akan mengering menjadi tumpukan garam. Lalu mengapa laut tidak? Kenapa? Karena laut terus bergelombang—bergerak. Bergerak karena angin. Dari atas ada angin, dari bawah ada arus air. Terus berputar. Apa yang menggerakkan angin? Ada musimnya. Sunnatullah. Inilah yang kadang-kadang kita tidak pandai membaca tanda-tanda dari Allah.
Benua yang melintang dengan yang membujur mana yang lebih luas? Yang lebih luas melintang. Kenapa? Karena ada sinar matahari yang mengitarinya. Allah memberikan daerah yang melintang ini untuk menjadi pemasok makanan di seluruh dunia. Mengapa kita tidak mengkajinya?
Tapi teknologi muncul di negara yang membujur. Mereka membuat alat-alat untuk survival. Karena mereka mencoba mengatasi susahnya hidup.
Andai saja kita mewarisi pemahaman seperti Rasulullah SAW dan dilahirkan di tempat yang susah. Yang meski tinggal dalam kawasan gurun pasir, tetap beliau bersabda, “Ajari anakmu berenang!”
Padahal di Madinah tidak ada laut untuk berenang. Kenapa demikian? Karena beliau tau akan kemana islam ini berkembang. Melintas negara dan benua.
“Rasul 13 tahun di mekkkah, tidak pernah beliau libur dan cuti bersama—selalu spartan. Ketika ke Madinah, 10 tahun, Rasul tidak pernah libur di madinah. Rasul sudah memerintahkan jihad ketika disana. Sudah 63 perang, dalam riwayat lain 68 selama itu. Yang intinya beliau 3 bulan sekali berperang. Itu hanya berperang, bagaimana dengan berdakwah, datang ke majelis, menulis surat, dan sebagainya.”
_Herry Nurdi_
Memilih
Kaitannya dengan memilih, antum memilih hidup seperti apa?
Sesungguhnya yang paling mulia disisi Allah adalah yang taqwanya paling tinggi. Dia pasti lebih suka melakukan sesuatu daripada mencari alasan.
4S:
- State fastnest (istiqomah)
Rasul belum pernah kedapatan mendapatkan beliau tertinggal qiyamul lail. Dan jika tertinggal, beliau bayar dengan sholat dhuna yang panjang - Simplicity
hidup sederhana saja. Tidak banya yang dibawa. - Sacrifice
ringan berkorba - Self denied
penolakan dari dalam hati dariapa-apa yang tidak kita perlukan .
Tentang Diki
Herry Nurdi bercerita tentang muridnya, bernama Diki. Diceritakan bahwa Diki ini dulunya suka bermaksiat, sangat besar maksiatnya hingga sauatu saat dia bertaubat.
Suatu saat dia ingin bikin halaqoh di paramadina. Kebetulan Ustadz Herry Nurdi diminta untuk mengisi dan menyemangati. Setiap fakultas didatangi dan diajak olehnya. Halaqoh pertama 35 orang, halaqoh kedua jadi 20, halaqoh ketiga tinggal 3, halaqoh keempat hanya 1—hanya dia. Yang namanya Diki ini, semangat dan halaqoh sendiri dan dipindahkan ke halaqoh yang lebih besar.
Innalillahi Wainna Ilaihi raji’iun, Diki meninggal dunia pagi ini dalam keadaan seetelah sholat subuh dan tilawah. Masih sangat muda. Dan Allah insyaAllah pasti mengangkat derajat kita. Allah akan mencabut kita dengan kebiasaan-kebiasaan kita. Semoga dalam khusnul khotimah.
Abu Dzar Al Ghifari
Abu Dzar Al Ghifari RA ketika pertama kali memeluk islam, dia bertanya kepada Rasul, “Apakah islam ini agama yang benar? Jika aku mati, apakah aku mati syahid.”
Setelah mendengar dari Rasul bahwa Islam adalah agama yang benar dan jika Ia mati dalam menegakkan kebenaran, dia mati dalam keadaan Syahid. Dia mengungumkan kepada khalayak, “saksiskanlah bahwa aku telah berislam” singkat cerita setelah deklarasinya itu, dia dikeroyok dan pingsan, hingga tiga kali siuman. Subhanallah.
Apakah keistiqomahan ini apakah usdah mengikuti sahabat Rasul ataukah belum?
Masjumi
Masyumi adalah partai aliansi dari 20 partai islam, saat berkuasanya Masjumi, M. natsir menjadi perdana menteri.
“Sekrang ini bukan saatnya menuai, ini saatnya memperbaiki tanah. 350 tahun tanah ini dirusak oleh belanda. 5 tahun, dipaksa menyembah matarahri. Maka ini saaatnya memperbaiki dan menghalau hama, bukan menuai hasil” – M.Natsir-
Apakah sekarang begitu?. Selalulah merasa kita pada musim tanam, jangan beprikir kita sedang dalam musim menuai. Pilihlah partai, dimana partai itu memiliki manfaat untuk Umat, yang tujuannya ketika dipilih adalah untuk menanam, bukan menuai.
ada tulisan bagus berkaitan dengan Partai Masjumi dan keteladanan M.Natsir, sila disimak: http://aliansipemuda.org/keteladanan-partai-masjumi/
Bersiap Diri
Katakanlah: Ya Tuhan yang memiliki segala kekuasaan.Engkau berikan kekuasaan kepada barang siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari barang siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau muliakan barangsiapa yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau atas tiap-tiap sesuatu adalah Maha Kuasa.
Engkau masukkan malam kepada siang dan Engkau masukkan siang kepada malam, dan ”Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau memberi rezeki siapa yang Engkau kehendaki dengan tidak berkiraAli -Imran 26-27
Yang dikehendaki Allah belum tentu orang beriman. Kadang-kadang kekuasaan diberikan ke orang yang tidak beriman, agar pada saat jatuh, jatuhnya sakit. Jika diberikan kekuasaan orang beriman, pasti dia baik.
Umar bin Abdul Aziz, hanya 2.5 tahun memerintah. Namun prestasi pemerintahannya sangat luar baisa hingga tidak ada orang yang mau menerima zakat. Tidak ada korupsi. Tapi apa yang diteebus oleh beliau? Badannya kurus kering. Diakhir usianya, Umar bin Abdul Aziz terserang penyakit TBC dan badannya kurus kering.
Dilain sisi, ImamAbu Hanifah dalam suatu riwayat punya 16 halaqoh dalam sehari.
Menjadi Insan Pembelajar
Imam Syafi’i memberikan nasehat kepada kita tentang sikap diri kita kepada Majelis Ilmu. Diantaranya kita membutuhkan:
- Kecerdasan
- Semangat
- Sabar
- Modal (materi)
- Ulama yang lurus
- Waktu
Ilmu itu akan memberikan sedikit jika kita meberikan semua yang kita punya. Maka ada tips dari para Ulama tentang peningkatan ilmu agama kita.
- Berkumpul dengan orang-orang sholeh
- Datanglah ke majelis-majelis ilmu..
- Mendisipiknan diri untuk menjadi orang sholeh
*kenapa judulnya “Jangan Memilih Aku”, tapi isinya beragam begini?
**Well, bahkan Al-Baqoroh pun tidak melulu bercerita tentang Sapi Betina, bukan?
semoga bermanfaat.
Wallahu a’lam bisshowab
-srf-


Syukron Aki atas sharing dan rangkuman Mabit MTXL 040414.. Jazakallah khairan katsiran..