«

»

Oct 02

we need a hero!

Dunia sudah penuh dengan interupsi-interupsi pihak yang serakah dengan segala cara dan konspirasi mereka. Rakyat semakin liar dan menganggap suara mereka adalah suara Tuhan. Raja-raja yang baik sudah hampir punah dan berpihak pada kekuatan adidaya yang setidaknya menjamin negara mereka tidak berperang.
Berbagai teknologi dikembangkan untuk meningkatkan pertahanan dan beberapa diantaranya digunakan untuk menginvasi negara-negara lain. Teknologi senjata perang seperti roket kendali jarak jauh, Tsar bomba (bom nuklir antar benua), hingga perlengkapan perang yang lain digunakan untuk memenangkan kompetisi dari segala monopoli di dunia ini.

Andai dari pihak-pihak yang berkepentingan tersebut dapat membuat mesin seperti di film-film science fiction, pekerjaan mereka akan lebih mudah. Dunia dapat mereka kuasai dengan perancangan yang matang dan effort yang optimal. Science fiction biasanya cukup liar dengan membuat skenario seolah-olah manusia dapat mengendalikan 2 dimensi yaitu dimensi ruang dan waktu.

Kita membutuhkan sosok yang dapat membuat dunia menjadi lebih baik. memberantas kejahatan dan membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih indah untuk ditinggali. Jika saja ada pihak yang benar-benar mempunyai niat baik untuk memperbaiki dunia, pihak tersebut selayaknya yang mendapatkan privilege untuk mengendalikan dimensi ruang dan waktu tersebut.

Lalu siapa yang bisa membantu pihak yang benar itu mengendalikan ruang dan waktu?

ada sosok pahlawan yang kita kenal betul, dia dilahirkan tahun 1969, namanya Doraemon.

Doraemon adalah karakter robot kucing yang dikarang oleh Fujiko F. Fujio dari tahun 1969. Doraemon berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial — yang akan terjadi pada masa depan — yang disebabkan karena kebodohan Nobita.

Kehidupan awal Doraemon tidak begitu baik. Ia adalah sebuah robot gagal yang dilelang kepada sebuah keluarga miskin yang terlilit utang, yang tak lain adalah keluarga keturunan Nobi Nobita. Doraemon pernah menjalani masa-masa berat: Ia hanya menjadi penjaga bayi setelah gagal melewati ujian di akademi robot, kedua telinganya hancur setelah digigit robot tikus, catnya luntur akibat ulahnya sendiri, dan masih banyak kisah sedih yang ia lalui pada tahun pertama sejak kelahirannya. Sampai suatu ketika, keluarganya mengirimkan ia kembali ke masa lalu, kira-kira 250 tahun yang lalu, zaman dimana Nobita Nobi, leluhur keluarga ini, masih hidup di Tokyo.
Misi Doraemon adalah untuk menolong Nobi Nobita (buyut dari Sewashi yang memiliki Doraemon). Nobita adalah seorang anak yang selalu mengalami nasib sial dan tak punya kemampuan apa-apa. Ia bodoh dalam pelajaran sekolah dan tidak bisa berolahraga, Nobita hanya berbakat dalam tembak-menembak,bermain karet, dan tidur; kemampuan yang hampir tak berguna di zaman Jepang modern. Inilah alasan mengapa ia gagal menjalani kehidupannya. Dan Doraemon dikirim dari masa depan untuk menjadikannya seorang pria yang sukses. Sangat ironis, sebuah robot gagal datang membantu seorang anak yang gagal. Tetapi pada kenyataannya, persahabatan kedua anak ini membuat mereka menjadi seseorang yang lebih baik.

Menariknya Fujiko F. Fujio dalam pembentukan karyanya, di membuatnya dalam lingkup kecil yang sederhana. Membantu dan menjaga nobita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses.

Pernahkah terpikir jika karakter doraemon ditempatkan di sutradara yang lebih rumit, ceritanya menjadi lebih meluas, kesederhanaannya menjadi pudar. Dengan kemampuan doraemon dan alat-alatnya yang dapat menembus dimensi ruang dan waktu saja sudah cukup untuk merubah dunia.

Doraemon, we need you!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>