Tips Keluarga Sakinah


_MG_5686

Kali ini penulis ingin sedikit berbagi tentang tips keluarga sakinah yang beberapa waktu lalu di share oleh Mas Aulian di grup Leadership Camp #1.

Mas Aulian ini kuliahnya dijurusan Al Ahwal Syakhshiyah. Lebih fokus pada hukum-hukum keluarga, seperti pernikahan, waris,wakaf dan lain lain. Tips-tips di bawah ini merupakan masalah-masalah rumah tangga dari teman-teman yang mereka mau berbagi dengan beliau. Selama tiga tahun menerima sharing masalah mereka. Memberi manfaat yang banyak buat beliau pribadi.

Berikut beberapa tips yang beliau berikan selama dipercaya menjadi teman share dari teman-teman yang mengalami masalah rumah tangga. Baik mereka yang baru saja menikah bahkan yang sudah lama. Semoga  tips ini bisa membantu bagi leaders yang mau menempuh sunnah Nabi yang mulia ini. Diantaranya :

  1. Jika dirimu mendapatkan pasangan dari pengajian atau dari seorang ustadz, jangan pernah beranggapan bahwa rumah tangga kalian akan lebih tenang, banyak ibadahnya, jarang bertengkar atau akhlaknya akan baik karena pasangan kita aktif mengaji. Ingat, sebaik baik rmh tangga adalah rumah tangga rasulullah. Tapi rumah tangga beliau tidak luput dari adanya konflik. Artinya disini hendakya leaders menyiapkan diri bahwa rumah tangga penuh hal-hal yang tidak akan terduga.
  2. Wanita itu terbuat dari tulang rusuk. Sebagaimana tulang rusuk ada bagian bengkoknya, hendakya leaders jangan terfokus pada bengkoknya, tapi ingatlah pada bagian lurus pada tulang tersebut. Artinya, selalu ingat-ingat pada kebaikan istri kalian. Hendaknya jangan gegabah dalam menangani sisi buruk dari istri kalian dan selalu mempermasalahkan hal-hal yang buruk dari mereka.
  3. Sebagai wanita yang berasal dari tulang rusuk, sudah menjadi sifat mereka memiliki rasa cemburu. Maka hadapi kecemburuan mereka dengan memahami apa yang menjadi keinginannya. Jangan bersikap keras terhadap kecemburuan mereka.
  4. Kenali diri istri kalian sifat-sifat mereka saat mereka cemburu, ngambek atau marah. Karena Nabi pun mengenali tanda-tanda kalau aisyah marah terhadap Nabi dan saat sedang senang. Itu akan membuat kalian cepat menanggapi apa yang istri kalian inginkan dari kalian.
  5. Untuk masalah nafkah bathin, hendaknya antara suami istri mendiskusikan mengenai itu. Karena nafkah bathin berupa seks merupakan kebutuhan yang sangat vital. Oleh dari itu suami jangan ragu menanyakan apakah istri merasa puas atau tidak. Dan penuhilah saat istri meminta nafkah tersebut meski kadang mereka tidak mengatakan secara langsung. Dalam hal ini suami harus bisa melihat dengan tanda-tanda saat istri menginginkan.
  6. Untuk suami yang memiliki gairah seksual yang sangat tinggi, maka cobalah untuk mengalihkan hal itu ke olahraga, karena tidak semua istri memiliki kemampuan yang dapat mengimbangi kemampuan kalian. Diskusikan untuk hal ini, terutama dalam pembagian waktu dalam melaksanakannya.
  7. Sediakanlah waktu buat kalian para suami berbicara terhadap istri, meski kalian lelah dalam bekerja, maka gunakanlah minimal 1 jam untuk bisa mendengarkan istri bercerita atau berilah wkt untuk dia ngobrol dengan kalian. Kalau bisa kalian dapat melakukan hal itu setiap hari.
  8. Bersikap lembutlah dalam menghadapi kesalahan istri, karena Nabi saat melihat istrinya marah didepan para sahabat. Beliau lebih memilih diam. Beliau tidak memarahi istri beliau, artinya ada kalanya kita bersikap toleran dengan kesalahan istri atau emosi istri.
  9. Tuk para suami, jangan bersikap kaku. Berilah mereka izin untuk bisa mengunjungi ayah ibunya atau bersilaturahmi dengan saudara mereka. Adapun kisah dimana seorang istri tidak keluar sama sekali meski ayahnya sakit bahkan sampai meninggal karena mendapat perintah bahwa si istri tidak boleh keluar rumah selama suami tidak dirumah. Kisah ini tidak benar, meski banyak para khotib membawakan kisah ini.
  10. Ajaklah istri kalian dalam keputusan yang hendak kalian buat. Dan gunakan  pendapat mereka jika pendapat mereka benar karena hal itu akan menyenangkan hati mereka dan membuat mereka lebih dihargai. Janganlah gengsi, karena Nabi saat tidak jadi berhaji dan meminta para shahabat  melakukan sesuatu sebagai dam tapi mereka tidak melakukan dan tampak kekecewaan pada wajah Nabi,lalu sang istri memberi saran bahwa mgkn perintah Nabi tidak dimengerti oleh dari itu Nabi diberi saran untuk mencontohkan. Akhiry Nabi melakukannya lalu para sahabat mengikuti apa yang dilakukan Nabi
  11. Pahami dengan baik apa-apa yang akan menjadi kewajiban kalian dan apa-apa yang menjadi  hak-hak pasangan kalian. Sehingga kelak tidak terjadi kelalaian dan kezaliman. maka  sebelum membina rumah tangga bekalilah diri kali dengan pengetahuannya. Rajin-rajin lah mengaji terutama hal-hal yang membahas dinamika rumah tangga.

 

Adapun untuk tips bagi para istri diantaranya adalah:

  1. Hendaknya dirimu para wanita selalu tampil menarik didepan suamimu. jangan hanya saat dirimu bekerja kamu  tampil cantik, wangi dan bersih. tapi saat dirumah bersama suamimu. kamu  tampil seperti pembantu.
  2. Bila engkau telah berkeluarga, maka  kurangilah tuntutan-tuntutan darimu jika kamu  melihat suamimu belum memiliki kemampuan. Bersbarlah bersama dia, support dan doakan dia. karena jika suamimu sukses, maka  kamu  lah yang menikmati kesuksesannya
  3. jika suami mengajakmu melakukan kewajiban, maka  segeralah memenuhi, jika dirimu ada halangan maka  ceritakanlah. tapi janganlah kamu  sering menolak. karena jika kamu  sebagai wanita pekerja. Hal itu akan memberi kecurigaan suamimu kepadamu. Atas penolakan2 kamu  saat dirinya meminta
  4. Kadang suami memiliki sifat kekanak kanakan, jika dia suatu saat mengajak dirimu bermain. maka  terimalah, buatlah dia senang. karena Rasulullah suka sekali mengajak Aisyah balap lari dan aisyah tidak pernah menolak ajakan beliau
  5. Usahakanlah dirimulah yang menyiapkan kebutuhan suamimu. Meski itu hal terkecil,jangan biarkan pembantumu yang mengambil peranan itu.
  6. Bila suamimu marah, maka  pada saat itu hendaklah dirimu mendengarkan. Meski saat itu dia salah. jika kamu  ingin mengingatkam kesalahannya, carilah waktu dimana suamimu sdg senang. karena pada saat dia marah lalu kamu  terima dengan emosi. maka  ini mempercepat umur pernikahanmu
  7. Jika dirimu emosi atau marah terhadap suamimu. Usahakan jangan mengucapkan cerai. Ketahuilah bahwa  suami memiliki gengsi yang tinggi. Saat kamu  mengatakan itu, maka  dirimu telah menginjak harga dirinya, seolah suami takut kehilangan kamu . jika itu yang kamu  lakukan. maka  suamimu akan menuruti itu karena emosi
  8. Kembali ke poin 6. jika dirimu merasa marah dengan suamimu, maka  ingatlah kebaikan kebaikannya, ingatlah apakah selama ini dia tidak menjalankan dengan baik peranannya sebagai suami. jika ada hal yang kamu  rasakan kurang darinya, misalnya perubahan dalam perhatiannya kepadamu, maka  bicarakanlah, ingatkanlah dia, karena bisa saja suamimu sudah cukup memberikan perhatian kepadamu.
  9. Jika dirimu bertengkar, usahakan jangan dihadapan anak-anakmu jika mereka msh kecil, karena itu akan memberi pengalaman yang buruk buat anak-anakmu kelak
  10. Suamimu bukan seperti Rasululallah, maka  kadang semangat beribadah, kadang turun semangatnya. maka  bantulah dia, ingatkan dia secara baik-baik
  11. Jika suamimu disaat memberikan nafkah brupa uang bulanan kepadamu. jangan lupa ucapkan puja dan puji kepada Allah dihadapan dia dan rasa syukur dan mendoakannya secara langsung didepannya, karena hal ini akan membuat suamimu senang
  12. Janganlah kamu  menjadi  istri yang menjauhkan suamimu dari   ibunya dari ayahnya. karena jika itu yang kamu  lakukan maka  dirimu telah mjdkan suamimu sebagai anak yang durhaka. Jadilah kamu  istri yang membantu suamimu untuk tetap menjadi  anak yang berbakti.

Demikianlah tips2 nya. semoga  bermanfaat ya.
muslim_manga_madimar_6

-srf-


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">