Misteri Wanita


Alhamdulillahirobbil alamin,

Majelis Malam Ahad APWA (Ar-Rahman Pre Wedding Academy) kali ini menghadirkan Ustadz Felix Siauw yang memberikan kajian dengan tema “Misteri Wanita”.

Tidak seperti biasanya, kajian kali ini jauh lebih penuh sesak daripada kajian Malam Ahad yang biasa.

Ustadz Felix bercerita tentang wanita dalam pandangan islam, karakteristiknya, kewajiban, hingga hak-haknya. Sila disimak:

 

Feminis berpikir bahwa Al-Qu’an adalah sumber marjinalisasi wanita.

Ustadz Felix berkata bahwa ketika ia ke Amerika, selalu ada pertanyaan tentang bagaimana islam memperlakukan wanita. Seolah wanita dalam islam begitu rendah.  Adapun yang terlihat jelek di mata mereka adalah sebagai berikut:

  1. Hukum waris
    lelaki mendapat 2, sedangkan wanita mendapat 1
  2. Poligami
    Lelaki boleh poligami, sedangkan perempuan tidak boleh
  3. Talak
    ada pada kuasa laki-laki
  4. Pemukulan Perempuan
    dalam islam boleh dilakukan
  5. Posisi Perempuan dalam politik
    Tidak boleh menduduki posisi tertinggi politik

 

Lelaki dan Wanita itu Berbeda

Lelaki dan wanita berbeda dalam hal fisik. Ustadz Felix menjelaskan bahwa otak wanita lebih banyak sel penghubung antar otak kanan dan kiri. Kemampuan inilah yang menyebabkan mereka dapat melakukan banyak hal dalam satu waktu—multitasking.

Itulah mengapa ada persoalan rumah tangga yang terjadi karena perbedaan ini. Ada sebuah kelakar lucu yang disampaikan Ustadz Felix untuk menggambarkannya.

Ketika seseorang suami dan istri sedang mencari suatu lokasi.

Istri: “Mas, tau aql dimana?”

Suami: “tau”

Akhirnya suami dan istri tersebut mencari tempat aql, namun sayangnya sang suami tidak menemukannya—melainkan kembali ke tempat semula. Dicoba lagi ternyata berputar dan kembali ke tempat yang sama lagi, hingga beberapa kali seperti itu.

Istri: “Mas, gak mending tanya orang aja? Katanya tadi tau.”

Suami: “Kamu bisa diem gak sih.”

Kenapa terjadi demikian? Karena laki-laki hanya bisa menggunakan otaknya dalam satu waktu. Sehingga dia menganggap istrinya sebagai interfensinya ketika ia sedang berkonsentrasi mencari arah untuk menuju ke tempat yang seharusnya.

Perempuan berbeda dalam hal multitasking. Seorang perempuan bisa nonton tv, sambil telpon, sambil bbm-an, sambil gendong anak, sambil masak dalam satu waktu. Sedangkan laki-laki tidak demikian. Namun tetap, layaknya seorang istri menghargai suaminya—jika suami sedang berbicara, jangan lah sambil mengerjakan hal lain seperti membalas pesan di hape dan sebagainya, karena itu akan membuat sang suami merasa tidak dihargai.

Laki-laki memiliki sudut pandangan yang sempit dan fokus. Sedangkan perempuan memiliki sudut pandangan yang luas. Ia dapat melihat objek dari ujung kiri ke ujung kanan matanya sembari ia melihat ke depan.

“Karena itulah laki-laki kalo’ disuruh cari barang gak dapet-dapet” Kata Ust Felix

“Umi, ini kaos kaki abi dimana?” Abi bertanya kepada Uminya dari kejauhan.
“Itu di lemari, Bi!” kata Uminya sambil berjalan mendekati si Abi.
“Ndak ada, dimana Mi?” Abinya masih mengacak-acak lemari.
“Ada, di lemari.” Uminya bersikeras.
“Gak ada!”
“Ada!”
“Gak ada.”
Lalu Uminya naik ke atas, “Ini apaa!?” sambil nunjukin kaos kaki yang dicari abinya tepat di lemari yang abinya cari.

Kenapa ada perbedaan seperti ini?

Karena sesungguhnya kita berbeda fungsi. Dari dahulu laki-laki bekerja berdasarkan task dan fokus pada task tersebut. Sedangkan wanita tidak demikian, ia harus mengawasi dan mengurusi rumah dari ujung hingga ke ujung sehingga punya pandangan yang sangat lebar dan dapat mengerjakan banyak hal sekaligus.

Contoh kecilnya bahwa pria lebih fokus daripada wanita adalah saat belanja di supermarket. Pria belanja 20 menit saja sudah pusing. Pria me-list dulu apa yang akan mereka beli dan mereka membeli sesuai apa yang ada dalam list. Sedang perempuan, dari 10 barang yang akan dibeli, mereka kembali dengan15 barang yang tidak ada di list.

  Sentuhan

Laki-laki merasa bahwa sentuhan adalah ancaman, sedangkan wanita merasa bahwa sentuhan adalah perlindungan. Sehingga jika istri Anda marah-marah setiap hari, berarti ia sedang perlu dipeluk.

“Kalau perempuan pergi ke WC pas SMA berapa orang? Satu RW kan? Satu dan lainnya gandengan satu-satu

Sekarang bayangin kalo’ ada cowok pas SMA pergi ke WC gandengan!”

-ujar Ustadz Felix-

Wanita perlu untuk disentuh dan perlu untuk dipeluk dan dilindungi, karena itulah nature nya mereka.

 

Tentang berbicara

Laki-laki tidak suka terlalu banyak berbicara, sedangkan perempuan gemar sekali berbicara. Bagi perempuan, bicara adalah sebuah relaksasi.

Dalam sebuah riset, wanita itali berbicara 20.000 kata per hari, sedangkan wanita barat yang hampir sama dengan kita adalah 16.000 kata per hari. Sedangkan laki-laki mencukupkan dengan berbicara 7000 kata per hari.

Maka yang terjadi adalah ketika laki-laki sudah pergi ke kantor, ia pulang dengan telah menghabiskan jatah berbicaranya, sehingga saat dia pulang ke rumah, dia sudah tidak ingin ngomong apa-apa. Namun wanita ketika suaminya sudah di rumah, dan dia belum sempat menghabiskan 16.000 kata nya, maka dia akan menghabiskan semalaman berceloteh kepada suaminya.

Perempuan lebih gemar berbicara karena mereka lebih menggunakan emosi, sedangkan laki-laki cenderung tidak menggunakan emosi.

Laki-laki jika ia berada dalam tekanan, maka ia akan berbuat tanpa berpikir, sehingga banyak laki-laki masuk penjara karena kejahatan yang ia lakukan tidak disertai dengan pikiran yang sehat. Sedangkan perempuan sebaliknya, ketika ia berada dalam tekanan, maka ia akan berbicara tanpa berpikir, sehingga jika ia tertekan, maka ia cenderung datang ke terapis karena stress. Itulah kenapa ketika perempuan stress, pasti omongannya jahat. Dan setelah itu, mereka akan menyesali apa yang mereka ucapkan.

 

Laki-laki tidak ahli dalam bahasa,Perempuan tidak ahli dalam bidang logika

Menurut survey, perempuan jauh lebih banyak menjadi guru bahasa daripada pria. Karena memang lelaki cenderung tidak suka terlalu banyak berbicara. Sedangkan wanita tidak demikian, mereka ahli di bidang bahasa namun tidak di bidang logika dan teknik. Itulah mengapa di bidang keteknikan, laki-laki lah yang lebih banyak berperan daripada wanita.

 

Miss World

Wanita dibentuk opininya dari kecantikan. Dengan ajang miss world yang memperlihatkan kemolekan gadis dunia, orang dibentuk pemikirannya atas bentuk cantik seorang wanita.

“Lelaki tertarik pada wanita karena fisiknya, namun wanita cenderung tidak terlalu tertarik pada fisik seorang laki-laki.”

Ketika seseorang lelaki, ditanya apa yang paling penting dari seorang wanita?

  1. Pinggul
  2. Dada
  3. Pantat
  4. Wajah

 

Ketika seseorang perempuan ditanya apa yang paling penting dari seorang laki-laki?

  1. Humor
  2. Kepastian
  3. Tanggung jawab

Ketika di dunia masih menjadikan materi sebagai kenikmatan tertinggi, maka selama itu pula perempuan dijadikan komoditas industri dan dijual belikan. Tapi dalam islam tidak demikian, dalam Islam laki-laki dan perempuan berebut ridho Allah SWT.

 

Jihad Wanita

Pada suatu hari seorang wanita bernama Zainab yang bergelar Khatibatin-nisa’ telah menemui Rasulullah SAW lalu berkata:

“Aku telah diutus oleh kaum wanita kepada engkau. Jihad yang diwajibkan oleh Allah ke atas kaum lelaki itu, jika mereka luka parah, mereka mendapat pahala. Dan jika mereka gugur pula, mereka hidup disisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki. Manakala kami kaum wanita, sering membantu mereka. Maka apakah pula balasan kami untuk semua itu?”

Bersabda Rasulullah SAW:

“Sampaikanlah kepada sesiapa yang engkau temui daripada kaum wanita, bahawasanya taat kepada suami serta mengakui haknya adalah menyamai pahala orang yang berjihad pada jalan Allah, tetapi sangat sedikit daripada golongan kamu yang dapat melakukannya.”

(HR Al-Bazzar dan At-Thabrani)

Apapun yang didapatkan suami di luar rumah, itu berhak didapatkan oleh istrinya. Ketika seorang suami berpahala di luar rumah, sementara di rumah sang istri menjaga anak dan kehormatannya, maka selama itu seorang istri layak mendapatkan pahala suaminya. Seorang istri membangungkan suami di pagi hari dan suami itu pergi ke masjid maka seluruh pahala itu juga didapatkan oleh seorang istri.

Seorang istri yang mengakui hak-hak suaminya, ia layak mendapatkan seluruh apa yang didapatkan oleh sang suami

Kenapa laki-laki mendapatkan warisan dua bagian sedangkan perempuan hanya satu bagian? Karena laki-laki bertanggung jawab atas ibunya, atas adik-adiknya, sedangkan perempuan hanya bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Seorang laki-laki bertanggung setelah akad nikah, bertanggung jawab atas pahala dan dosa istrinya, bertanggung jawab atas keperluan istrinya dan keluarganya—termasuk menicure, pedicure, dan facial.

Ada kutipan indah yang saya himpun dari lisan Ust Felix tentang penampilan istrinya yang berhijab. Namun, meski berhijab, tetap harus menjaga kebersihan dan tidak boleh terlihat kucel.

“Betul, karena perempuan berhijab tidak harus kucel. Kucel nya istri dapat membuat perpecahan rumah tangga. Maka dari itu saya bilang kepada istri saya.

‘Jangan kau pakai pakaianmu diluar yang lebih bagus daripada pakaianmu di dalam rumah. Kenapa? Ketika pakaianmu di luar lebih bagus daripada pakaianmu di dalam, kau akan diperhatikan oleh orang dan Allah tidak ridho.

Sedangkan jika pakaian di dalam rumahmu lebih baik daripada pakaian di luar rumahmu, maka kau akan mendapatkan perhatianku dan Allah akan ridho kepada kita.”

 Tanggungjawab seorang Ibu

Ada seorang lelaki datang bertemu Rasulullah s.a.w., lalu bertanya: Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak untuk aku hormati?
Baginda menjawab: Ibumu. Lelaki itu kembali bertanya : Kemudian siapa?
Nabi menjawab: Ibumu. Lelaki itu terus bertanya : Kemudian siapa?
Nabi menjawab lagi : Ibumu. Sekali lagi lelaki itu bertanya: Kemudian siapa lagi?
Nabi menjawab pula: Kemudian bapamu.

Sehingga ibu bertanggung jawab 75% terhadap pendidikan dan perkembangan anak. Itulah kenapa ibu memang berbicara lebih banyak daripada sang bapak. Karena untuk mendidik anak perlu banyak bicara dan menjawab pertanyaan-pertanyaan anak kecil yang tidak pernah selesai.

 

Lembutlah Kepada Istri

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya

Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah. (HR. Muslim).

Kenikmatan dunia untuk lak-laki menurut sabda Rasul SAW:

  1. Rumah
  2. Kendaraan yang baik
  3. Tetangga yang baik
  4. Istri yang solehah

Yang terbaik dari empat di atas tadi adalah istri yang solehah.

 

Perempuan adalah Makhluk yang peka

Ada sebuah studi, dimana sekumpulan laki-laki dan perempuan diberikan 10 video anak bayi yang sedang menangis. Hasilnya adalah perempuan lebih dapat mengerti bahwa 10 bayi itu menangis dengan alasan yang berbeda. Ada bayi yang menangis karena kepanasan, karena ingin buang air, karena ingin susu, dan sebagainya, sedangkan laki-laki tidak bisa mengerti.

Karena kepekaan inilah yang menyebabkan adanya masalah rumah tangga.

“Bi, Umi mau beli baju yang itu.”

“Oh, yawdah, ambil aja, Mi.”

“Tapi mahal, Bi.”

“yawdah, gak usah.”

“dasar gak peka.”

 

Ingin Dimengerti, Tapi Tidak Jelas Apa Yang Diinginkan

“Mau makan apa?”

“terserah”

“Ayam ya.”

“Kan kemarin sudah makan ayam. Masa ayam lagi?”

“Yasudah, Ikan ya?”

“gak ah, kalo ikan makannya amis.”

“Kalo gitu gado-gado aja?”

“gak ah, gado-gado ntar sakit perut.”

“Terus mau makan apa?”

“terserah.”

“Yawdah, kalo gitu pulang aja.”

“Yawdah pulang aja.”

Akhirnya kedua pasangan pulang dan bertengkar sambil dalam keadaan perut lapar.

Sehingga kepada istri, berikanlah jawaban spesifik. Karena bagi pria, permintaanmu adalah perintah. Dan ketika perintah itu ia laksanakan, ia merasa bahwa dirinya dihargai dan dibutuhkan.

 

Men Sini in Women Sono

Laki-laki adalah pemimpin dalam rumah tangganya. Maka perempuan harus menaati suaminya selama perkara-perkara itu makruf dan tidak bermaksiat kepada Allah SWT.

Di balik laki-laki yang hebat,adalah perempuan yang hebat. Perempuan yang dapat mensupport suaminya dan menjaga keluarga dan kehormatannya. Seorang perempuan yang dapat membuat suaminya tenang ketika bekerja dan berdakwah di luar rumah dan sang suami percaya bahwa istrinya menjaga rumah dan menjaga kehormatannya dengan baik.

 

Ingatlah, aku telah memberi tahu kalian tentang istri-istri kalian yang akan menjadi penduduk syurga, yaitu yang penyayang, banyak anak (subur), dan banyak memberikan manfaat kepada suaminya, yang jika ia menyakiti suaminya atau disakiti, ia segera datang hingga berada di pelukkan suaminya, kemudian berkata “Demi Allah, aku tidak bisa memejamkan mata hingga engkau meridhoiku..”

[HR. Al-Baihaqi]

 

Khadijah r.a.h

Khadijah menikahi Muhammad di usinya 40 tahun ketika Muhammad berusia 25 tahun. Rasul diangkat menjadi nabi di usia 40 tahun, ketika itu Khadijah berusia 55 tahun. Selama itu pula Khadijah tidak pernah mengeraskan suaranya kepada Nabi Muhammad SAW, dan bertutur lemah lembut kepada Nabi. Khadijah pada saat Nabi berdiam di gua hira yang saat itu ia sudah berumur 55 tahun, ia menghantarkan makanan setiap harinya dan menaiki bukit dengan jarak yang jauh dengan jalan kaki, dan itu dilakukan selama dua tahun. Seorang ibu-ibu umur 55 tahun memanjat Jabal Nur setiap hari selama dua tahun.

Nabi menikah dan berpoligami setelah Khadijah meninggal. Jika saja seluruh wanita seperti Khadijah, maka lelaki tidak akan menginginkan untuk menikah lagi.

 

Dengan demikian, tidak benar jika islam memarjinalkan wanita—islam adalah yang paling adil kepada wanita, dengan menempatkannya  sesuai dengan fitrahnya.

 

-srf-

*versi lengkap tentang artikel ini dan penjelasan tentang perlakuan wanita di luar islam akan di post di web apwanikah


One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">